"Allah menempatkan orang-orang yang beriman, berilmu, dan beramal saleh sesuai dengan ilmunya pada derajat yang paling tinggi. Allah SWT pasti meninggikan derajat orang-orang yang dalam dirinya terdapat tiga hal, yaitu keimanan, ilmu pengetahuan, dan amal saleh".
Perjalananku di kelas X
Kata-kata itu aku dapat dari buku Agamaku kelas XI. begitu kubaca, aku teringat kisahku waktu kelas X. ini betul-betul kisah nyataku. aku sangat terinspirasi dari kisahku kelas X untuk membuat tulisanku ini.
Semoga dengan kalian membaca tulisanku ini, kalian dapat ambil hikmah pada kisahku ini.
Selamat membaca dan semoga bermanfaat :).
Perjalananku di kelas X
Ketika aku masih duduk di bangku SMA kelas X, di semester 1 perubahan cara belajarku semakin hari semakin buruk seperti cara belajarku ketika SMP, makin hari makin malas. ya! emang semenjak SMP kelas 1 sampai kelas 3 nggak pernah dapat 3-10 besar pun. waktu ulangan mata pelajaran apapun selalu Remed. tapi mata pelajaran yang kusukai (malas bilangnya :D) nggak pernah remed (ngulang) lho(ck,ck,ck), apalagi waktu praktek aja nilaiku bagus. tapi yang bikin aku sakit hati ketika waktu ujian TIK Semester 1 (ini ketika ujian TIK ni tepat pada saat hari ujian Semester 1, kalau sudah selesai ujian TIK, baru jalani ujian semester di setiap mata pelajaran) , emang sih dikasih sama bapak soal yang mudah tapi pake tipe, soalnya pun nggak sama sama yang lain. akhirnya aku menjalani ujian TIK, tapi ketika ujian sudah dimulai nggak boleh ngeliuk ke kanan dan ke kiri untuk bekerja sama. soalnya bapak akan memantau kami lewat CCTV di laptopnya. kalau bapak nampak kami kalau bekerja sama, bapak akan bilang ke kami "remedial". wuihhhh........ makin ketat aja nih ngawasnya. dan ujian TIK pun berakhir. dan kami menjalani ujian semester 1. pas jam istirahat temanku bilang kepadaku kalau aku remed TIK. "apa? remed TIK? nggak mungkin. aku nggak mungkin remed. padahal soal yang dikasih sama bapak, aku ketik sesuai dengan kertas yang dikasih sama bapak. apalagi cara menyimpannya. nggak mungkin cara menyimpannya salah. nggak mungkin! dan aku nggak mungkin melakukan kerja sama sama kawan.bagian mana coba yang salah dalam ujianku. hah..... nggak jelas" kataku dalam hati. akupun nggak percaya yang dibilang sama kawanku. dan akupun akhirnya pergi ke labor (sorry nggak kubilang nama labornya apa) dan kebetulan nama-nama orang yang remed di pampang disitu. dan aku melihat ada nggak ya namaku disitu. dan ternyata ada juga. dan akupun belum bisa percaya lagi. dan ketika sudah selesai ujian mata pelajaran kedua. akupun pergi ke labor lagi. dan akhirnya aku bisa percaya. ternyata namaku ada di dalam nama-nama siswa yang remed. namaku aja di nomor 1! ya Allah. kenapa yang lain bisa aku enggak? akupun kecewa. tapi bukan aku aja yang remed, kawan-kawanku pun juga remed. dan setelah aku lihat namaku dan nama kawan-kawanku yang remed di bawahnya tertulis "bagi yang remed datang hari......... (dah lupa) tanggal dan datang jam ........... (dah lupa juga, habisnya dah lama nih!). dan akupun pulang dengan raut mukaku yang kecewa. akupun kasih tahu sama ibuku kalau aku remed TIK. dan di sore harinya, kebetulan ibuku menelpon kakakku yang di Medan. ketika ibuku asyik menelepon kakakku, akupun ingin bicara sama kakakku kalu aku remed TIK, akupun ingin minta penjelasan sama kakakku kenapa aku remed TIK. katanya sih mungkin karena aku ngetik soal yang dikasih sama bapak nggak sesuai sama yang aku ketik, terus mungkin karena cara nyimpannya salah. kata-kata kakakku itu aku terima, tapi aku jawab lagi padahal nggak ada yang salah saat aku mengerjakan soal. akhirnya rasa kekecewaanku itu aku lampiaskan curhatku ke kakakku. yach....... mudah mudahan aja dia bisa mengerti.
Ketika selesai menghadapi ujian semester 1 pada semua mata pelajaran, akupun mulai terima rapor. dan aku pun melihat raporku ternyata nilai TIK dan Mulok ada yang nilai 7 sekian (tapi ntah nilainya 78 atau, 75,76 atau apalah dah lupa) malah orang tuaku ngomel karena nilai TIK dan Mulokku segini. ya Allah. dan lebih parah lagi malah aku dapat rangking 21 di kelas. jauh banget. ya Allah aku sudah mengecewakan orang tuaku. tetapi akupun tidah boleh putus asa, akupun berjanji akan belajar sungguh-sungguh supaya aku mendapat rangking yang lebih bagus dari yang sebelumnya. dan ketika bulan demi bulan telah berganti, tibalah saatnya untuk menentukan jurusan yang akan aku tempati. awalnya aku bingung pilih jurusan yang mana? kepengennya sih ngambil IPA biar bisa ngikutin kakakku. tapi karena aku ragu untuk memilih jurusan IPS, aku konsultasi sama ibuku. ketika ibu sudah melihat raporku semester 1 ternyata aku cocok masuk di jurusan IPS. akupun juga sependapat dengan ibu. yach...... karena aku lemah di mata pelajaran IPA akhirnya aku memutuskan untuk memilih jurusan IPS. keesokan harinya (hari apa ya? lupa. soalnya ni kejadiannya dah lama). tibalah wali kelasku untuk memilih jurusan lagi sesuai kemampuan muridnya. ketika wali kelasku bertanya kepadaku apa jurusan yang akan aku ambil, akhirnya keputusanku sudah bulat pilih jurusan IPS. hari demi hari telah berganti, bulan demi bulan telah berlalu tidak terasa hari dan tanggal ujian kenaikan kelas pun akan dekat. akupun mulai belajar lebih giat lagi agar bisa masuk di jurusan yang aku pilih. awalnya sih emang rada-rada pemalas, tapi aku terus berusaha dan berjuang untuk melawan rasa malas saat belajar. dan akupun belajar lebih, lebih, dan lebih giat lagi untuk menghadapi U.H sampai Ujian kenaikan kelas.
Kembali lagi soal pelajaran TIK dan Mulok. memang kedua mata pelajaran ini musti belajar lebi giat lagi. soalnya ini ujian praktek. kalau ujian Mulok akan dekat aku mulai lebih siap mempersiapkan diri sampai betul-betul siap. nah kalau ujian TIK, tidak da satupun yang tidak remed (kalau nggak salah sih), malah salah satu cara untuk menuntaskan nilai ya bapak tuw kasih soal ujian TIK trus ketik deh hasil jawabannya di excel. kalau sudah selesai jawaban di excel harus kiri lewat email pak.............. (malas bilangnya,ntar pada tahu semua. tapi aku pake inisial nama orang gitu, hehehehehehehehe :D, pak R........) ketika ujian semester 2 Mulok sudah tiba akupun sudah siap menjalaninya. bahkan akupun sampai berteriak dalam hati "i'm ready sir (hehehehehehehe sory berlebihan :D)". tapi akupun tidak lupa sebelum mengikuti ujian aku berdoa kepada Allah supaya aku bisa menghadapi ujian dengan tidak merasa ketakutan. waktu pun berjalan dengan cepat akhirnya aku sudah selesai menjalaninya, hasilnya? akupun nggak remed Mulok, alhamdulillah. ketika aku akan pulang ke rumah aku langsung kasih kabar kepada ibuku bahwa aku tidak remed Mulok, ibuku senang sekali mendengarnya. dan tibalah sudah waktunya untuk mengikuti ujian semester 2 pada semua mata pelajaran. kalau TIK dan Mulok sudah selesai sebelum Ujian kenaikan kelas. hari demi hari aku jalani ujian semester 2 sampai selesai.
Dan akhirnya selesai jalani ujian semester 2, aku juga masih terfikir tentang jurusan yang aku tempati. sampai-sampai kawan-kawanku nanya aku pilih jurusan mana? akupun menjawab jurusan IPS. tapi mereka bilang kenapa aku pilih jurusan IPS? padahal di setiap mata pelajaran IPA, aku rajin buat tugas (kalau tidak salah mungkin pada mata pelajaran Biologi, tapi nggak tahu lagi), jawabanku sederhana memang itu kemampuanku di setiap mata pelajaran IPS. setiap mata pelajaran di IPA seperti Matematika, dan Kimia aku sangat lemah sekali. kalau di Fisika pada semester 2 ini agak mendingan ngerti. akupun teringat sama kata-kata mereka. memang aku ingin sekali masuk jurusan IPA. tapi kalau aku pilih jurusan IPA tapi cuma mampu pada mata pelajarn Biologi saja. bagaimana dengan mata pelajaran Fisika, Kimia, dan Matematika ? pasti aku tidak mampu. kalau tidak mampu sama mata pelajaran yang aku sebut tadi apalah artinya? bagiku percuma kalau masuk IPA kalau mata pelajaran Fisika, Matematika, Kimia merasa tidak mampu. tapi ada benarnya juga kata mereka, tapi itu semua hanya tinggal harapan saja. jadi keinginanku untuk masuk jurusan IPA terbanglah sudah. aku sudah tidak mampu lagi untuk menjalaninya.
Dan tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu. yaitu terima rapor. hmmmmmmmmmmm......... emang deg degan plus takut banget karena aku takut rangkingku tidak akan bagus. dan akupun duduk di depan kelasku dengan rasa penasaran siapa ya yang akan dapat rangking bagus? aku pasti tidak akan dapat. dan ada kawanku berdiri dekat terali sambil mendengar wali kelasku membacakan rangking. ketika aku hanya duduk terdiam, kawan-kawanku bilang kalau aku dapat rangking 8. akupun nggak percaya apa kata kawanku. bisa jadi perkataan kawanku bohong. "hah aku dapat rangking 8? nggak mungkin deh. ini hanya khayalan atau mimpi aja" kataku dalam hati. aku tanya lagi sekali lagi sama kawanku apakah benar aku dapat rangking 8? kawanku bilang "ya", memang dia nggak bohong. tapi aku percaya saja apa yang dibilang kawanku. pas namaku dipanggil, aku ke kelas dan melihat daftar murid-murid yang dapat rangking, ternyata kata wali kelasku aku dapat rangking 8. ibuku senangnya bukan main. dan akhirnya aku terpilih masuk di jurusan IPS. alhamdulillah, akhirnya aku dapat rangking yang bagus. di semester 1 dapat rangking 21, tapi pas di semester 2 dapat rangking 8. wowwww ngeri banget naiknya.
Dan akupun pulang ke rumah dengan saking senangnya dapat rangking bagus. sampai-sampai ibuku memberi kabar ke kakakku yang kuliahnya di Medan kalau aku dapat rangking yang bagus. wah kakakku senang banget mendengarnya, apalagi Ibuku. tapi bukan cuma Ibu dan kakakku, ibuku malah kasih kabar sama Kakek , Nenek, dan sama adik-adik ibuku. mereka sangat senang sekali mendengarnya. alhamdulillah aku bisa membanggakan orang tuaku. di rumahku, ketika aku saking kegirangan dapat rangking bagus, ku lihat raporku lagi, dan ternyata alhamdulillah nilai TIK dan Mulokku bagus sekali, yang dulu nilainya 7 sekarang nilainya 8. ini berkat usaha dan doaku.
Dan sampai sekarang ini aku masih tertarik dengan kata-kata di dalam buku agamaku kelas XI
"Allah menempatkan orang-orang yang beriman, berilmu, dan beramal saleh sesuai dengan ilmunya pada derajat yang paling tinggi. Allah SWT pasti meninggikan derajat orang-orang yang dalam dirinya terdapat tiga hal, yaitu keimanan, ilmu pengetahuan, dan amal saleh".
Kembali lagi soal pelajaran TIK dan Mulok. memang kedua mata pelajaran ini musti belajar lebi giat lagi. soalnya ini ujian praktek. kalau ujian Mulok akan dekat aku mulai lebih siap mempersiapkan diri sampai betul-betul siap. nah kalau ujian TIK, tidak da satupun yang tidak remed (kalau nggak salah sih), malah salah satu cara untuk menuntaskan nilai ya bapak tuw kasih soal ujian TIK trus ketik deh hasil jawabannya di excel. kalau sudah selesai jawaban di excel harus kiri lewat email pak.............. (malas bilangnya,ntar pada tahu semua. tapi aku pake inisial nama orang gitu, hehehehehehehehe :D, pak R........) ketika ujian semester 2 Mulok sudah tiba akupun sudah siap menjalaninya. bahkan akupun sampai berteriak dalam hati "i'm ready sir (hehehehehehehe sory berlebihan :D)". tapi akupun tidak lupa sebelum mengikuti ujian aku berdoa kepada Allah supaya aku bisa menghadapi ujian dengan tidak merasa ketakutan. waktu pun berjalan dengan cepat akhirnya aku sudah selesai menjalaninya, hasilnya? akupun nggak remed Mulok, alhamdulillah. ketika aku akan pulang ke rumah aku langsung kasih kabar kepada ibuku bahwa aku tidak remed Mulok, ibuku senang sekali mendengarnya. dan tibalah sudah waktunya untuk mengikuti ujian semester 2 pada semua mata pelajaran. kalau TIK dan Mulok sudah selesai sebelum Ujian kenaikan kelas. hari demi hari aku jalani ujian semester 2 sampai selesai.
Dan akhirnya selesai jalani ujian semester 2, aku juga masih terfikir tentang jurusan yang aku tempati. sampai-sampai kawan-kawanku nanya aku pilih jurusan mana? akupun menjawab jurusan IPS. tapi mereka bilang kenapa aku pilih jurusan IPS? padahal di setiap mata pelajaran IPA, aku rajin buat tugas (kalau tidak salah mungkin pada mata pelajaran Biologi, tapi nggak tahu lagi), jawabanku sederhana memang itu kemampuanku di setiap mata pelajaran IPS. setiap mata pelajaran di IPA seperti Matematika, dan Kimia aku sangat lemah sekali. kalau di Fisika pada semester 2 ini agak mendingan ngerti. akupun teringat sama kata-kata mereka. memang aku ingin sekali masuk jurusan IPA. tapi kalau aku pilih jurusan IPA tapi cuma mampu pada mata pelajarn Biologi saja. bagaimana dengan mata pelajaran Fisika, Kimia, dan Matematika ? pasti aku tidak mampu. kalau tidak mampu sama mata pelajaran yang aku sebut tadi apalah artinya? bagiku percuma kalau masuk IPA kalau mata pelajaran Fisika, Matematika, Kimia merasa tidak mampu. tapi ada benarnya juga kata mereka, tapi itu semua hanya tinggal harapan saja. jadi keinginanku untuk masuk jurusan IPA terbanglah sudah. aku sudah tidak mampu lagi untuk menjalaninya.
Dan tibalah saat yang paling ditunggu-tunggu. yaitu terima rapor. hmmmmmmmmmmm......... emang deg degan plus takut banget karena aku takut rangkingku tidak akan bagus. dan akupun duduk di depan kelasku dengan rasa penasaran siapa ya yang akan dapat rangking bagus? aku pasti tidak akan dapat. dan ada kawanku berdiri dekat terali sambil mendengar wali kelasku membacakan rangking. ketika aku hanya duduk terdiam, kawan-kawanku bilang kalau aku dapat rangking 8. akupun nggak percaya apa kata kawanku. bisa jadi perkataan kawanku bohong. "hah aku dapat rangking 8? nggak mungkin deh. ini hanya khayalan atau mimpi aja" kataku dalam hati. aku tanya lagi sekali lagi sama kawanku apakah benar aku dapat rangking 8? kawanku bilang "ya", memang dia nggak bohong. tapi aku percaya saja apa yang dibilang kawanku. pas namaku dipanggil, aku ke kelas dan melihat daftar murid-murid yang dapat rangking, ternyata kata wali kelasku aku dapat rangking 8. ibuku senangnya bukan main. dan akhirnya aku terpilih masuk di jurusan IPS. alhamdulillah, akhirnya aku dapat rangking yang bagus. di semester 1 dapat rangking 21, tapi pas di semester 2 dapat rangking 8. wowwww ngeri banget naiknya.
Dan akupun pulang ke rumah dengan saking senangnya dapat rangking bagus. sampai-sampai ibuku memberi kabar ke kakakku yang kuliahnya di Medan kalau aku dapat rangking yang bagus. wah kakakku senang banget mendengarnya, apalagi Ibuku. tapi bukan cuma Ibu dan kakakku, ibuku malah kasih kabar sama Kakek , Nenek, dan sama adik-adik ibuku. mereka sangat senang sekali mendengarnya. alhamdulillah aku bisa membanggakan orang tuaku. di rumahku, ketika aku saking kegirangan dapat rangking bagus, ku lihat raporku lagi, dan ternyata alhamdulillah nilai TIK dan Mulokku bagus sekali, yang dulu nilainya 7 sekarang nilainya 8. ini berkat usaha dan doaku.
Dan sampai sekarang ini aku masih tertarik dengan kata-kata di dalam buku agamaku kelas XI
"Allah menempatkan orang-orang yang beriman, berilmu, dan beramal saleh sesuai dengan ilmunya pada derajat yang paling tinggi. Allah SWT pasti meninggikan derajat orang-orang yang dalam dirinya terdapat tiga hal, yaitu keimanan, ilmu pengetahuan, dan amal saleh".