KENANGAN DI MASA LALU YANG TAK PERNAH TERLUPAKAN
Semua orang pasti punya kenangan yang nggak pernah terlupakan. baik kenangan yang indah , maupun kenangan yang pahit. begitu juga aku. akupun juga punya kenangan yang begitu indah dan kadang punya kenangan yang pahit juga.dan sampai sekarang ini masih teringat di dalam fikiranku.
Ketika aku lagi di rumah sendirian, bersantai, dan membersihkan rumahku yang berantakan sampai selesai. setelah selesai membersihkan rumah, aku membuka lemari buku dan membuka foto album dan lembaran foto yang berserakan di dalam tas tempat menyimpan dokumen ayahku dulu. aku membuka album fotoku dulu ketika aku masih kecil bersama kakakku, ayahku, dan Ibuku. awalnya aku hanya melihatnya sambil tertawa dan tersenyum kecil dan sampai-sampai aku hampir nangis melihatnya karena aku teringat masa-masa kecilku itu. tapi aku tahan saja tangisku. ntar aku dikatain cengeng lagi. setelah kulihat album fotoku, kulihat lagi lembaran foto yang berserakan di dalam tas tempat menyimpan dokumen ayahku dulu, kulihat lembaran demi lembaran foto yang berserakan .aku melihat foto itu dengan perasaan senang bercampur haru di dalam hatiku. tapi ketika kulihat foto-foto ketika aku, kakakku, dan adikku masih kecil, bukannya ku melihat fotoku sendiri. malah melihat foto kakakku ketika aku dan adikku belum lahir. kulihat foto kakakku ketika dia digendong oleh ibuku, mengajak jalan ke suatu tempat yang paling indah, ketika dia masih terbaring di tempat tidur sampai kulihat fotonya ketika dia naik komidi putar bersama ibuku. dan kulihat foto kakakku yang masih terbaring di tempat tidur dengan ekspresi wajahnya yang sedih (ini menurut pandangan aku) dan di lembaran foto itu di belakangnya ada sebuah tulisan dengan ungkapan yang sangat sedih sekali, akupun tidak tahu siapa yang nulis ungkapan ini? dengan rasa penasaran aku baca ungkapan sebuah tulisan yang tulisannya sangat jelas. aku baca dengan penuh perasaan yang membuat aku air mataku hampir jatuh. setelah kubaca tulisan itu, meneteslah air mataku yang membasahi pipiku. aku menangis tersedu-sedu setelah kubaca tulisan itu. akupun tidak bisa menahan tangis. setiap kulihat foto itu, akupun jadi teringat kenangan masa laluku.akupun jadi tak kuasa menahan tangis. setelah kulihat foto kakakku ketika dia terbaring di tempat tidur, kulihat lagi foto kakakku ketika dia masih kecil yang lainnya. kulihat lagi foto itu lembaran demi lembaran foto yang berantakan. setelah kulihat foto itu aku hanya bisa menerimanya dengan senyum. dan yang terakhir (kalau nggak salah sih, tapi nggak semuanya kulihat fotonya) aku melihat ketika kakakku naik komidi putar yang berada di samping ibuku, kulihat lagi di lembaran foto yang di belakangnya terdapat sebuah tulisan lagi. tulisan itu sangat jelas sekali. akupun juga penasaran siapa menulis di belakang lembaran foto itu? begitu kubaca tulisannya, kadang aku susah membacanya. tulisan yang ada di lembaran foto yang dibelakangnya tuw seperti tulisan dokter yang nggak bisa terbaca tulisannya. semenjak aku membaca tulisan itu, aku jadi tak kuasa menahan tangis yang sangat tersedu-sedu. sampai-sampai hampir saja tangisku tak berhenti. aku pun tak ngerti maksud foto yang selama ini aku lihat.
Dan, tibalah pada suatu harinya (ni waktu aku kelas 6 SD sih, maaf kalau melenceng. hehehehehehehehehehe), aku menceritakan semuanya apa maksud foto yang aku lihat tadi. ternyata ibu bisa mengerti aku apa maksud foto itu. katanya itu semuanya foto-foto kakak aku waktu kecil, waktu itu aku belum lahir. menjak aku melihat foto-foto itu, membuat aku ingin menangis. dan ibu bisa mengerti perasaanku. perasaanku tidak bisa dibohongi. dan ibu bisa tahu jika air mataku bakal membasahi pipiku. akupun jadinya makin sayang dan cinta sama ibu. akhirnya aku bisa peluk ibu lagi. Mom, you're my everything.
Dan semenjak itu, aku tak ingin mengingatnya lagi. yang lalu biarlah berlalu. yang penting sekarang ku fokuskan hal-hal yang lebih membuatku tersenyum. jangan sampai aku berlarut-larut dalam kesedihan yang mendalam.
Dan, tibalah pada suatu harinya (ni waktu aku kelas 6 SD sih, maaf kalau melenceng. hehehehehehehehehehe), aku menceritakan semuanya apa maksud foto yang aku lihat tadi. ternyata ibu bisa mengerti aku apa maksud foto itu. katanya itu semuanya foto-foto kakak aku waktu kecil, waktu itu aku belum lahir. menjak aku melihat foto-foto itu, membuat aku ingin menangis. dan ibu bisa mengerti perasaanku. perasaanku tidak bisa dibohongi. dan ibu bisa tahu jika air mataku bakal membasahi pipiku. akupun jadinya makin sayang dan cinta sama ibu. akhirnya aku bisa peluk ibu lagi. Mom, you're my everything.
Dan semenjak itu, aku tak ingin mengingatnya lagi. yang lalu biarlah berlalu. yang penting sekarang ku fokuskan hal-hal yang lebih membuatku tersenyum. jangan sampai aku berlarut-larut dalam kesedihan yang mendalam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar